Konfirgurasi Sistem Operasi Debian 5 Sebagai Web Server dan DNS Server Sederhana


Nama Kelompok :
1.  Sherly 210.511.013
2.  Megga Farah Nazsa 210.511.016
3.  Sri Romadhani 210.511.045
4. Kartika Wahyuningtyastuti 210.511.164   
Halo. Pada artikel ini kami akan menulis tentang Konfirgurasi Sistem Operasi Debian 5 Sebagai Web Server dan DNS Server Sederhana. Kami minta maaf apabila ada penulisan kami yang kurang berkenan. Semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat bagi pembaca dan kami untuk lebih menambah ilmu. Amin.


Sekilas tentang Server!

Pengertian Server adalah komputer berkecepatan tinggi dengan kapasitas memori (RAM) dan simpanan yang besar dan dihubungkan dengan kartu jaringan yang cepat (fast network interface). disini kita hanya membahas server sederhana tidak seperti server – server yang berkembang internet. Pada artikel sekarang kami akan mencoba untuk menjadikan sistem operasi virtual yang kita buat nanti sebagai web server sederhana.


Sekilas tentang Web server dan DNS server!
  1. Web Server
Web server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman - halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML
Cara kerja web server :
1.    Cara kerja Web Server Web server merupakan mesin dimana tempat aplikasi atau software beroperasi dalam medistribusikan web page ke user, tentu saja sesuai dengan permintaan user.
2.  Hubungan antara Web Server dan Browser Internet merupakan gabungan atau jaringan Komputer yang ada di seluruh dunia. Setelah terhubung secara fisik, Protocol TCP/IP (networking protocol) yang memungkinkan semua komputer dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Pada saat browser meminta data web page ke server maka instruksi permintaan data oleh browser tersebut di kemas di dalam TCP yang merupakan protocol transport dan dikirim ke alamat yang dalam hal ini merupakan protocol berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). HTTP ini merupakan protocol yang digunakan dalam World Wide Web (WWW) antar komputer yang terhubung dalam jaringan di dunia ini. Untuk mengenal protocol ini jelas sangat mudah sekali dimana setiap kali anda mengetik http://; anda telah menggunakannya, dan membawa anda ke dunia internet. Data yang di passing dari browser keWeb server disebut sebagai HTTP request yang meminta web page dan kemudian web server akan mencari data HTML yang ada dan di kemas dalam TCP protocol dan di kirim kembali ke browser. Data yang dikirim dari server ke browser disebut sebagai HTTP response. Jika data yang diminta oleh browser tidak ditemukan oleh si Web server maka akan meninbulkan error yang sering anda lihat di web page yaitu Error : 404 Page Not Found.
  1. DNS Server
DNS (Domain Name System / Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (e-mail) untuk setiap domain.
DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat e-mail. DNS menghubungkan kebutuhan ini.
Beberapa jenis perangkat lunak DNS yang menerapkan metode DNS seperti: BIND, djbdns, MaraDNS, QIP, NSD, PowerDNS, Microsoft DNS. 
Konfigurasi!
          Nah sekarang kita masuk pada bagian konfigurasi, setelah membaca sekilas tentang apa itu web server dan dns server tentunya kita telah mendapatkan banyangan tentang ap yang akan kita lakukan selanjutnya. Penting.!! PASTIKAN BAHWA KEDUA SISTEM OPERASI TELAH TERHUBUNG.!! Anda juga bisa baca tentang ini pada artikel kami sebelumnya.
Pertama - tama kalian harus menyediakan dulu kelengkapannya, di antaranya :
1.      Sistem operasi debian 5.0 yang kita akan gunakan sebagai Server
2.      Sistem operasi client (disini kami gunakan windows seven)
3.      Paket installasi server ( bind9, apache2, php5, mysql-server ), paket installasi ini biasanya sudah tersedia pada kaset installan debian itu sendiri, atau bisa anda download sendiri.
Setelah itu ada beberapa tahapan yang akan kita lakukan sebagai konfigurasi.
1. Instalasi Paket Data
Nyalakan sistem operasi debian kita, disini kami menggunakan sistem operasi debian 5.0 di virtual box seperti yang sudah kami bahas pada artikel kami yang sebelumnya. Setelah berjalan login sebagai root dan ketikan perintah :
# apt-get install bind9 apache2 mysql-server php5

                               
Catatan : pastikan cd installer debian telah di masukan atau cd iso installer debian telah di mount di virtual box. Jika cd telah di masukan tapi tetap error ketikan perintah # apt-cdroom add untuk mount cd di sistem operasi debian.
Ikuti perintah berikutnya, jika muncul jendela biru meminta password mysql di saran kan untuk memberinya password, atau bisa anda next saja.
2. Konfigurasi DNS server
Setelah semua paket installasi terinstall lakukan konfigurasi DNS server.
            1. Pindah direktori bind lalu edit file named.conf

2. Lalu tambahkan baris perintah berikut sebelum tulisan include.... Tutup dan save ctrl+x, y enter
                   
3. Lalu copy kan file db.local ke file db.1 dan file db.127 ke file db.2
               
4. Edit kedua file tersebut menjadi seperti berikut. Tutup dan save ctrl+x, y enter
                   
5. Perhatikan! Tulisan debianserver.com tersebut adalah domain name dari IP 200.200.200.200.
Nama tersebut bisa anda ubah sesuai keinginan anda. Perhatikan juga IP address dari sistem operasi
debian anda telah disesuaikan.!

                   
                     
6. Restart service dns kita dengan perintah.
# /etc/init.d/bind9 restart
                    
7. Jika sudah di restart tes dns dengan ping atau dengan nslookup.
                        
                   
8. Jika hasil nya seperti gambar di atas maka dns kita sudah aktif.

3. Konfigurasi Web Server
            1. Umumnya pada web server apache setelah kita lakukan installasi web server tersebut telah aktif.
            2. Kita bisa langsung mencobanya saja dengan cara melalui web browser dari client dan ketikan
            alamat.
            3. Jika tulisannya it works. Maka web server kita telah berjalan. Jika tampilan yang ditampilkan  
            tidak seperti diatas maka kemungkinan IP address sistem operasi client kita tidak sesuai dengan                          
            server atau kita belum memasukan IP dns server saat kita konfigurasi IP sistem operasi client 
            (masukan IP dns yaitu IP server kita ).
                                            

Sekian dulu artikel kami kali ini, nah ke depannya nanti kami akan membahas bagaimana cara kita membuat tampilan web sederhana kita sendiri dan memasukannya ke dalam server kita ini. Ditunggu ya artikel berikutnya. Keep upDate.!! J
Referensi :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar